Kita Bisa , Kita Biasa dan Kita Binasa (KB)

Sedikit tersirat di 2 tahun yang lalu , yang itu semua tinggal sejarah . Keyakinan , grogi, tangis , bahkan yang tidak tahu apa yang akan kita laukan. That is me ? generasi yang butuh bimbingan ,generasi yang terlantar karena memang tidak tahu kemana harus melangkah . Semua tergambarkan oleh ke 5 teman saya atas 6 CREW di generasi pertama sebuah generasi ketidak tahuan. Itu semua sejarah atau itu semua mala petaka yang mesti dilupakan . Bukan tidak mngkin semua itu adalah kesalahan sekaligus pelajaran pahit yang mendewasakan kita ber- 6 . Sejak awal persaingan dari  peletakan slas( / , // , /// ) dari karekter siar sampai nilai tanggung jawab sudah kita rasakan ( bukan kita dapatkan ) saya tegaskan ini semua adalah pelajaran . Saat kawan terancam teman teman yang lain bersorak untuk memberikan dukungan dan ketika teman kita melejit kemampuannya kita pun bersorak untuk meberikan dukungan sekaligus sebagai tantangan untuk menjadi pengantinya. Hari demi hari pergantian ini diiringi pergantian teman teman kami ,( aza , yos) teman kami mundur dengan perlahan lahan. Sampai ke 4 personil inipun merasa kita sudah tua dan tertua . Kita bukan seperti dulu lagi yang bisa memberikan sorak memberikan cacian sebagai wujut kasih sayang , kita sudah berbeda . . . .”

Perlahan waktu telah menggerus waktu , yang saya anggap itu indah. Tatkala teman – teman baru kami kesini lagi dengan seragam kebesaran kita , saat itulah saya harus mengembalikan kenangan itu kepada generasi berikutnya. Waktu kita sudah habis waktunya generasi selanjudnya mengukir pengalaman mereka , tulisan kita biarkan sebagai tulisan kita . Kenangan kita biarkan sebagai dinding tembok yang kuat bagi generasi selanjudnya bahwa ini semua butuh pengorbanan yang besar .

Ini bukan tulisan terakhir saya ini ulisan awal kharir saya, untuk menilai apakah ini semua memang BISA atau BIASA atau BINASA ! kami generasi siap untuk menguji dan diuji .

Advertisement

About rasulradio

education , da'wah and intertaiment
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to Kita Bisa , Kita Biasa dan Kita Binasa (KB)

  1. tultulprit says:

    Betapa Kejamnya Marcos, Betapa Diktatornya Husni Mobarok, Betapa Gagahnya R.M.H. Soeharto. Kesemuanya sirna tertelan Waktu karena mereka hidup utuh sebagai manusia yang takut akan LAPAR, itulah uniknya manusia, punya dua sisi yang saling bertentangan. maka jika kita ingin menjadi sesuatu yang utuh maka kita juga harus memimiliki dua sisi yang berbeda tersebut.

    mungkin yang paling benar adalah pepatah Jerman ” OJO RUMONGSO BISO NANGING BISO O RUMONGSO ” itupun masih butuh waktu untuk pembenaranya, JADI SEKARANG KITA LAKUKAN APA YANG HARUS KITA LAKUKAN DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB, karna itulah diri kita yang sebenarnya.

  2. gokgokthink says:

    anda akan menjadi seseorang serbaBISA dengan hal-hal luarBIASA agar tidak BINASA

  3. lambang says:

    Dan Kita Berbahagia (KB) dengan semua pelajaran itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s